“Gaspol ke Tanjabbar! Ketua KONI Kota Jambi Minta Atlet Kickboxing ‘Main Cantik’ dan Pulang Bawa Emas”
JAMBI (19/11/2025) – Aroma kompetisi sudah tercium kuat di markas KONI Kota Jambi, Rabu siang ini. Bukan sekadar seremoni pelepasan biasa, suasana di aula KONI berubah menjadi seperti locker room sebelum laga besar saat Ketua KONI Kota Jambi, Antoni Gumay, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kickboxing Indonesia (KBI) Kota Jambi menuju medan laga Kejurprov di Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).
Di hadapan puluhan atlet, pelatih, dan pengurus yang siap tempur, Antoni Gumay tidak memberikan pidato normatif. Ia memberikan “instruksi sudut” layaknya seorang cornerman yang sedang memompa adrenalin petarungnya sebelum lonceng ronde pertama berbunyi.
“Siang ini kita berkumpul bukan hanya untuk seremoni, tapi untuk menyalakan mesin perang,” tegas Antoni dengan nada berapi-api. “Kalian adalah putra-putri terbaik, representasi mental baja generasi muda Kota Jambi. Dedikasi dan keringat yang kalian teteskan di camp latihan, hari ini kita pertaruhkan untuk kebanggaan Kota Jambi.”
Mental Juara: Lebih dari Sekadar Pukulan dan Tendangan
Antoni menekankan bahwa pertarungan di Tanjabbar nanti bukan sekadar adu teknik striking atau fisik semata. Bagi sosok nomor satu di olahraga Kota Jambi ini, para atlet adalah duta besar yang memanggul reputasi kota.
“Ingat, saat kalian melangkah masuk ke arena, kalian mengenakan seragam kebanggaan Kota Jambi. Tunjukkan kelas kalian! Kita tidak hanya mau unggul dalam teknik, tapi kita harus menang telak dalam sportivitas dan etika,” pesannya.
Dalam arahannya yang tajam, Antoni meminta para atlet untuk “bertanding dengan hati”. Ia mengingatkan bahwa setiap detik di atas matras atau ring adalah representasi dari harga diri.
“Keluarkan semua kemampuan terbaik! Jadikan setiap pukulan jab, hook, dan tendangan kalian sebagai wujud tekad untuk menang. Tapi ingat, jaga nama baik kita. Habisi lawan secara sportif di atas ring, tapi rangkul mereka sebagai saudara saat turun dari ring. Itulah mental juara sejati,” serunya disambut tepuk tangan riuh kontingen.
Filosofi “Petarung Jambi”: Fight Until the Final Bell
Momen emosional terjadi saat Antoni menanamkan doktrin “Petarung Jambi” kepada para atlet. Ia meminta mental pantang menyerah menjadi senjata utama saat menghadapi situasi sulit dalam pertandingan nanti.
“Jangan pernah ada kata menyerah dalam kamus kalian. Walaupun poin tertinggal, walaupun napas sudah di ujung tenggorokan, teruslah bertarung! Hajar terus sampai lonceng terakhir berbunyi!” tegas Antoni memompa semangat juang tim.
Menutup sesi pelepasan, Antoni menitipkan pesan khusus kepada para pelatih dan ofisial tim. “Kalian adalah benteng terakhir mereka. Bimbing, jaga kondisi fisik dan mental mereka agar tetap prima. Pastikan ‘mesin’ mereka panas dan siap meledak di arena,” tutupnya.
Kontingen Kickboxing Kota Jambi berangkat dengan target tinggi, membawa misi tidak hanya untuk membawa pulang medali emas, tetapi juga mendominasi panggung kickboxing di Tanah Pilih Pesako Betuah. Tanjabbar, bersiaplah! Petarung Kota Jambi datang!
Narahubung Media:
Kang Maman
