Editor's PickFeaturedHighlightsIn PictureOthersPemerintahPoliticsTop StoriesTrending

L.I.M.B.A.H.: Ada ‘Istana’ yang Dibangun di Atas Penderitaan Rakyat Tanjab Barat.

JAMBI, 01 Oktober 2025 – Di saat kondisi banyak infrastruktur publik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) masih memprihatinkan, Perkumpulan L.I.M.B.A.H. Provinsi Jambi hari ini merilis sebuah foto yang mempertanyakan nurani dan integritas pejabat publik. Foto tersebut menampilkan sebuah bangunan rumah mewah berlantai dua yang sedang dalam proses pembangunan, yang diduga kuat milik Ketua DPRD Tanjab Barat, Hamdan.

Temuan ini menjadi babak baru dari kampanye “Aliran Dana Pokir: Dari Rakyat Kembali ke Siapa?” yang sebelumnya telah kami laporkan secara resmi ke Kejaksaan Tinggi Jambi.

Ruswandi Idrus, yang akrab disapa Iwan Minyak, selaku Sekretaris Perkumpulan L.I.M.B.A.H., memberikan pernyataan keras terkait temuan ini.

“Lihat foto ini baik-baik! Ini bukan sekadar bangunan, ini adalah monumen ironi. Di saat jalan-jalan di pelosok Tanjab Barat masih seperti kubangan lumpur, di saat rakyat kecil menjerit karena ekonomi sulit, seorang pejabat yang digaji dari uang rakyat justru sibuk membangun ‘istana’ pribadinya,” tegas Iwan Minyak.

“Kami dari L.I.M.B.A.H. menantang Sdr. Hamdan untuk menjelaskan secara terbuka kepada publik: Dari mana sumber dana untuk membangun rumah semegah ini? Apakah ini ada kaitannya dengan dugaan permainan proyek Pokir APBD 2025 yang sedang kami soroti? Jangan berlindung di balik kekuasaan!”

Iwan Minyak menambahkan, gaya hidup mewah yang dipertontonkan oleh pejabat publik adalah sebuah pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Menurutnya, setiap batu bata yang terpasang di bangunan tersebut berpotensi berasal dari keringat dan air mata rakyat yang haknya terabaikan.

“Logika sederhananya begini, jika sebagai wakil rakyat saja bisa membangun properti semewah itu, lantas berapa total kekayaannya? Sudahkah dilaporkan secara benar di LHKPN? Ini menjadi pertanyaan besar bagi kami dan seharusnya juga bagi Aparat Penegak Hukum,” ujarnya dengan nada geram.

Dengan dirilisnya foto ini, Perkumpulan L.I.M.B.A.H. mendesak Kejaksaan Tinggi Jambi untuk tidak lagi menunda-nunda penyelidikan. Foto ini harus dianggap sebagai petunjuk awal yang sangat serius untuk menelusuri aliran dana dan potensi adanya Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang bersumber dari korupsi.

“Kami tidak akan berhenti. Ini bukan lagi soal dugaan, tapi soal kewarasan. Kami mengundang seluruh masyarakat Tanjab Barat untuk membuka mata. Uang Anda dipakai untuk apa dan oleh siapa. L.I.M.B.A.H. akan terus menjadi anjing penjaga uang rakyat, sampai keadilan benar-benar ditegakkan,” tutup Iwan Minyak.

Hormat kami,

Perkumpulan L.I.M.B.A.H. Provinsi Jambi

Ruswandi Idrus (Iwan Minyak) : 0821-7124-2918

Kang Maman 0816.3278.9500

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *