“Pulang Bawa Emas! Andrew Sihite: Kita Menang Karena Kita Satu Keluarga”
Kota Jambi, 23 November 2025 – GOR Tanjung Jabung Barat menjadi saksi bisu lahirnya sebuah legenda baru. Di tengah riuh rendah sorak sorai penonton, Kontingen Kickboxing Indonesia (KBI) Kota Jambi berdiri tegak di podium tertinggi. Misi tuntas: Piala Juara Umum Kejurprov Jambi 2025 resmi dibawa pulang ke “Tanah Pilih Pesako Betuah”.
Namun, piala bergengsi itu terasa jauh lebih berat dari sekadar bobot fisiknya. Di balik kilau emas yang membanjiri leher para atlet, tersimpan kisah getir sekaligus manis tentang pasukan yang menolak menyerah pada keadaan.

Menang Perang dengan “Senjata” Seadanya Ketua Pengcab KBI Kota Jambi, Andrew Sihite, tak kuasa menahan haru saat menceritakan perjalanan timnya. Ia mengakui bahwa tim ini tidak berangkat dengan fasilitas mewah, namun mereka membawa bekal yang jauh lebih mahal: Mentalitas Baja.
“Jujur harus saya katakan, kita berangkat ke sini tidak dengan kemewahan. Kita berdiri di medan perang ini dengan sumber daya seadanya, dengan segala keterbatasan yang kita miliki,” ujar Andrew dengan suara bergetar namun tatapan tajam.
“Tapi hari ini dunia melihat, keterbatasan itu tidak mampu membunuh mimpi kami. Kami bertarung, kami bertahan, dan akhirnya… kami jadi pemenang! Ini bukti bahwa harga diri tidak ditentukan oleh fasilitas, tapi oleh nyali dan persaudaraan,” tegasnya.
Racikan Strategi “The Dream Team” Semangat berapi-api dari sang ketua diterjemahkan dengan sempurna di lapangan oleh jajaran ofisial yang solid. Kemenangan mutlak ini adalah buah karya dari “The Dream Team” pelatih dan manajemen.
Di bawah komando Manajer Tim, Wahyu Putra, M.Kom, manajemen tim berjalan rapi, memastikan atlet hanya fokus bertarung tanpa memikirkan hal lain. Sementara di sisi teknis, “bengkel juara” dikepalai oleh Melisa Try Andani, S.Pd.Gr, yang didukung trio asisten pelatih tak kenal lelah: M. Ageng Eki Hegisty, Bayu Irawan, S.Pd., dan Awang Prasetio, S.Or.
“Kalian adalah pahlawan sebenarnya. Terima kasih kepada rekan-rekan pelatih yang bekerja dalam senyap, rela berkorban waktu dan tenaga, bahkan materi. Tangan dingin kalianlah yang mengubah keterbatasan tadi menjadi kekuatan yang menakutkan bagi lawan,” puji Andrew kepada tim pelatihnya.
KONI Kota Jambi: Garda Terdepan Pendukung Atlet Kisah heroik ini pun mendapat apresiasi tinggi dari sang “Bapak Asuh” olahraga, Ketua Umum KONI Kota Jambi, Antoni Gumay. Kehadiran dan dukungan moral dari KONI menjadi bahan bakar yang menjaga nyala api semangat kontingen tetap hidup.
Antoni menegaskan bahwa gelar Juara Umum ini adalah bukti bahwa pembinaan olahraga di Kota Jambi berada di jalur yang tepat berkat kerja kolektif semua pihak.
“Saya sangat bangga. Tidak ada peran yang kecil di sini; mulai dari pengurus, manajer, pelatih, hingga atlet yang bertaruh nyali di arena. KONI Kota Jambi akan terus berdiri di belakang kalian, memberikan support penuh. Pertahankan mentalitas ini, karena kalian adalah kebanggaan warga Kota Jambi,” ujar Antoni Gumay penuh semangat.
Satu Hati, Satu Tujuan Kejurprov 2025 di Tanjab Barat ini mengajarkan satu hal penting: Ketika pengurus, pelatih, atlet, dan induk organisasi bersatu hati, tidak ada tembok yang terlalu tinggi untuk dilompati.
Mereka datang dengan kesederhanaan, bertarung dengan kebanggaan, dan pulang membawa kehormatan tertinggi sebagai Raja Kickboxing Jambi.
Penulis : Kang Maman (Official KickBoxing Kota Jambi)
