SATU RING, SATU KELUARGA: Revku Ramandhanu Kantongi Dukungan Mutlak Tiga Sasana, Siap Hadirkan Era Baru PERTINA Kota Jambi
JAMBI, 14 Mei 2026 – Dalam dunia tinju, kemenangan sejati tidak pernah lahir hanya dari satu pukulan keras yang kebetulan mendarat. Ia dirajut dari kuda-kuda yang kokoh, pertahanan yang disiplin, ketahanan mental, dan visi tajam yang mampu membaca arah pertandingan. Filosofi mulia ‘The Sweet Science’ inilah yang kini bergema menyambut Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Tinju Amatir Nasional (PERTINA) Kota Jambi pada 24 Mei 2026 mendatang.
Menjelang gong penentuan dibunyikan, sebuah harmoni sportivitas tingkat tinggi justru tercipta dari luar ring. Tiga sasana utama yang selama ini menjadi tempat bernaung bagi petinju-petinju tangguh Kota Jambi telah menyatukan kepalan tangan. AW Boxing di bawah komando Bambang, H&M Boxing yang dinahkodai Andry Anggiat Mangaju, serta PJ Boxing asuhan Efri Junaidi, sepakat memberikan mandat mutlak kepada figur pemuda, Revku Ramandhanu, S.H.
Dukungan penuh 100 persen ini menjadikan Revku sebagai calon tunggal. Sebuah aklamasi yang bukan menceritakan tentang siapa yang mendominasi, melainkan tentang jiwa ksatria para senior yang rela meleburkan ego demi satu tujuan besar: masa depan emas tinju Kota Jambi.
Bagi Revku, yang juga tercatat sebagai fungsionaris aktif KONI Kota Jambi, mandat ini adalah bel tanda dimulainya ronde pembuktian. Ia hadir membawa visi Smart Boxing dan semangat “Satu Ring, Satu Keluarga”.
“Di atas kanvas ring, di bawah sorotan lampu, seorang petinju mungkin bertarung dan berdarah sendirian. Tapi untuk bisa melangkah dengan kepala tegak ke tengah ring, ia membutuhkan sudut ring (corner) yang diisi oleh sebuah keluarga—pelatih yang merawat instingnya, sasana yang menjadi rumahnya, dan pengurus yang mengamankan masa depannya,” ungkap Revku dengan sorot mata penuh determinasi.
“Otot dan nyali memang syarat untuk naik ke atas ring, tetapi kecerdasan organisasi dan hati yang tuluslah yang akan melahirkan juara sejati. Hari ini, lewat solidaritas AW Boxing, H&M Boxing, dan PJ Boxing, kita membuktikan bahwa tinju bukan sekadar olahraga adu fisik, melainkan seni tentang kedisiplinan dan persaudaraan,” tegasnya.
Lebih dari sekadar restrukturisasi pengurus, momentum Muskot ini dijadikan Revku sebagai panggung untuk menggaungkan ajakan restorasi kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Ia bertekad menghapus stigma usang yang kerap mengaitkan tinju dengan kekerasan jalanan, dan mengubahnya menjadi arena pembentukan karakter ksatria.
“Mari kita ubah narasi ini. Saya mengajak seluruh pemuda, para pemangku kebijakan, dan seluruh pecinta olahraga di Jambi: mari kita jadikan tinju sebagai panggung kehormatan dan prestasi. Jangan biarkan sasana-sasana kita berjuang sendirian dalam sunyi. Kita butuh kolaborasi nyata untuk menyediakan fasilitas yang layak, memastikan sports science berjalan, dan menjamin masa depan para atlet,” seru Revku, melempar ajakan terbuka yang menggugah.
Tanggal 24 Mei 2026 nanti, bel pergantian kepengurusan akan berbunyi keras.
Penulis : Andrew Sihite (KONI Kota Jambi)
