“Seentak Galah Serengkuh Dayung”: Syem Ali Syafi dan Dedi Suhendra Satukan Tuah di Musda AMAN Tebo III
TEBO, 22 Januari 2025 – Di tanah Bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung, sebuah perhelatan besar bukan sekadar soal rapat dan palu sidang. Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-III Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Tebo yang akan digelar pada 24-25 Januari 2025 di Genah Aman, Margo Sumay, Puntikalo, bakal menjadi saksi bersatunya dua kekuatan besar: perjuangan hak ulayat dan pelestarian tuah pengobatan leluhur.
Acara ini menghadirkan kolaborasi langka antara AMAN Tebo sebagai garda terdepan pembela wilayah adat, dengan FKPPAI (Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuh Alternatif Indonesia) yang menjaga warisan batin dan kesehatan tradisional.
Dedi Suhendra: “Batang Terendam Harus Kito Angkat”
Ketua AMAN Dedi Suhendra, sosok yang dikenal vokal memperjuangkan hak-hak komunitas adat, menyerukan agar Musda ini menjadi titik balik. Dengan logat khas Tebo yang tegas, Dedi membakar semangat para tuo tengganai dan pemuda.
“Kito ni ibarat mambangkit batang tarandam. Hutan adat, tanah ulayat, itu bukan hanyo harto, tapi marwah. Di Musda ketigo ko, kito dak main-main. Kito nak pastikan Perda Masyarakat Adat itu bukan cuma janji di bibir, tapi tertulis di kertas negara!” tegas Dedi.
Ia menambahkan, “Sayo ajak sanak sudaro dari ulu sampai ilir, yang biaso megang cangkul, yang biaso masuk hutan, kumpullah di Genah Aman. Kito tunjukkan bahwa orang Tebo tu ‘Bulat air dek pembuluh, bulat kato dek mufakat’. Jangan sampai kito jadi penonton di laman sendiri.”
Syem Ali Syafi: “Jago Kampung dengan Penawar, Jago Negeri dengan Doa”
Sementara itu, Ketua DPD FKPPAI Provinsi Jambi, Syem Ali Syafi, memberikan pandangan yang lebih spiritual dan filosofis. Baginya, perjuangan AMAN harus dibarengi dengan kesehatan raga dan jiwa masyarakatnya.
“Apo guno tanah luas kalau badannyo sakit? Apo guno hutan rimbun kalau kito lupo caro meramu obatnyo?” ujar Syem Ali membuka percakapan.
Dengan penuh kharisma, ia melanjutkan, “FKPPAI turun gunung ke Tebo bukan nak nonton. Kito nak gelar Pameran Rempah dan Obat Tradisional. Kito nak buktikan, ‘Sakit menimpo, obatnyo ado di sela akar’. Sayo dukung penuh Dindo Dedi Suhendra. Biar AMAN jago tanahnyo, kami FKPPAI jago semangat dan kesehatan orangnyo. Ini kolaborasi Lahir dan Batin.”
Undangan Terbuka bagi Anak Negeri
Kombinasi orasi politik Dedi Suhendra yang berapi-api dan sentuhan budaya pengobatan Syem Ali Syafi akan menjadikan Musda ini berbeda. Ditambah lagi dengan penampilan musisi Ismet Raja Tengah Malam, suasana Genah Aman dipastikan akan kental dengan nuansa persaudaraan.
Panitia mengundang seluruh elemen masyarakat, mulai dari datuk-datuk pemangku adat, mahasiswa, hingga petani untuk hadir meramaikan Dialog Publik dan Pameran Tradisi ini.
“Kecik telapak tangan, nyiru kami tadahkan. Langkah serempak, hati saijok. Payo kito ke Puntikalo!”
Informasi Acara:
- Tanggal: 24-25 Januari 2025
- Lokasi: Genah Aman, Komunitas Margo Sumay – Puntikalo, Tebo
- Agenda: Dialog Publik, Pameran Obat Tradisional, Musda AMAN.
Narahubung Media: Dedi Suhendar 0812.7405.3502
Penulis : Andrew Sihite – Kang Maman (0816.3278.9500)
