Editor's PickHighlightsIn PictureKONI Kota Jambi

Lebih dari Sekadar Medali: Ikuten Barus Sebut Kejurprov 2026 Sebagai Kemenangan Bersama Ekosistem Panjat Tebing Jambi

JAMBI, 3 Agustus 2026 – Ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Jambi 2026 yang berlangsung sejak 30 Juli lalu telah menjadi panggung pembuktian bagi talenta-talenta muda kebanggaan daerah. Lebih dari sekadar arena perebutan medali, kompetisi tahun ini menjadi simbol nyata persaudaraan, ketangguhan, dan komitmen bersama dalam memajukan prestasi olahraga panjat tebing di Provinsi Jambi.

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Jambi, Ikuten Barus, SH, secara khusus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen dari berbagai kabupaten dan kota yang telah bertanding dengan semangat juang luar biasa dan sportivitas yang tinggi.

“Kejurprov 2026 ini adalah kemenangan bagi kita semua, bagi ekosistem panjat tebing Jambi. Saya sangat salut dan mengapresiasi dedikasi luar biasa dari rekan-rekan kontingen FPTI Bungo, Tanjung Jabung Timur, Kota Sungai Penuh, Batang Hari, Sarolangun, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, Kerinci, dan Tebo,” ujar Ikuten Barus. “Kehadiran dan performa tangguh dari setiap kontingen menunjukkan bahwa kualitas pembinaan atlet di seluruh pelosok Provinsi Jambi semakin merata dan sangat kompetitif.”

Berdasarkan klasemen sementara, persaingan prestasi memang berlangsung sehat dan ketat. FPTI Kota Jambi saat ini memimpin dengan perolehan 8 medali emas, 6 perak, dan 3 perunggu. Pengejaran sengit ditunjukkan oleh FPTI Bungo yang sukses mengamankan 4 medali emas, 1 perak, dan 5 perunggu. Kontingen FPTI Tanjung Jabung Timur dan FPTI Kota Sungai Penuh juga membuktikan ketangguhannya dengan masing-masing berhasil merebut 1 medali emas. Dinamika klasemen ini dinilai sebagai indikator positif bahwa kekuatan panjat tebing Jambi tidak terpusat di satu titik saja.

Di bawah kepemimpinan Ikuten Barus, SH, FPTI Kota Jambi yang menurunkan kekuatan 20 atlet (10 putra dan 10 putri) memang tampil maksimal di berbagai disiplin, baik Speed WR maupun Lead, dari kelas Spider Kid hingga kategori Umum. Namun, sosok yang dikenal visioner ini menekankan bahwa keberhasilan menembus ujian kompetisi ini diraih di tengah tantangan efisiensi dana pembinaan olahraga yang dirasakan banyak pihak.

“Prestasi yang lahir di dinding panjat ini tidak berdiri sendiri. Ini adalah hasil keringat kolektif. Kami sangat berterima kasih atas dukungan tak terhingga dari KONI Kota Jambi, para pengurus, penasehat, tim pelatih, dan tentu saja pengorbanan luar biasa dari para orang tua atlet. Dukungan merekalah yang menutupi berbagai keterbatasan sehingga anak-anak kita bisa tampil percaya diri,” tegas Ikuten Barus.

Menghadapi sisa pertandingan di hari ketiga dengan 10 keping medali emas yang masih menanti untuk diperebutkan, kontingen FPTI Kota Jambi tetap menjaga fokus pada komitmen awal mereka. Meski tekad mempertahankan gelar sangat kuat, Ikuten Barus mengingatkan seluruh jajarannya bahwa sikap saling menghargai adalah mahkota tertinggi dari seorang atlet.

“Mari kita tuntaskan sisa kejuaraan ini dengan senyum dan sportivitas. Siapapun yang kelak berdiri di podium tertinggi, baik itu dari Kota Jambi, Bungo, ataupun kabupaten lain, mereka semua adalah aset masa depan Jambi. Kita adalah satu keluarga besar FPTI yang akan terus saling dukung dan saling menghargai,” tutupnya.

Kejurprov Panjat Tebing Jambi 2026 diharapkan terus melahirkan atlet-atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Provinsi Jambi di kancah nasional maupun internasional.

Penulis : Andrew Sihite

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *