Aklamasi di Ratu Hotel: Hasan Basri Kembali Nahkodai IPSI Jambi, Bidik Panggung Internasional!
Oleh: Andrew Sihite
JAMBI — Para pendekar dan tokoh pencak silat se-Provinsi Jambi kembali menyatukan suara. Pelda Purn. H. Hasan Basri Harahap secara aklamasi kembali dipercaya untuk memegang tongkat komando Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jambi periode 2026–2030.
Keputusan bulat ini ditetapkan dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) IPSI Jambi yang berlangsung khidmat di Ratu Hotel, Minggu (14/6/2026). Penyerahan hasil sidang dipimpin langsung oleh Haikal, didampingi Yusra dan Putra, yang menegaskan dukungan penuh tanpa celah dari seluruh pengurus IPSI kabupaten/kota dan perguruan silat di Jambi.
Terpilihnya kembali sosok Hasan Basri bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan membawa dua pesan kuat bagi masa depan pencak silat Jambi:
1. Keberlanjutan Program Pembinaan Sebagai sosok petahana, kembalinya Hasan Basri menandakan bahwa IPSI Jambi lebih memilih stabilitas dan pematangan program dibandingkan perombakan kepengurusan. Dalam dunia olahraga, kontinuitas adalah kunci agar cetak biru pembinaan atlet tidak layu di tengah jalan.
2. Melompat dari Jargon Menuju Rapor Prestasi Beban ekspektasi di periode kedua ini jelas meningkat tajam. Target “Pesilat Jambi Bersaing di Kancah Internasional” kini bukan lagi sekadar pemanis panggung, tapi janji yang harus dibuktikan. Untuk menembus level dunia, IPSI Jambi dihadapkan pada tiga pekerjaan rumah utama:
- Pembinaan usia dini yang sistematis dan berjenjang.
- Peningkatan kualitas pelatih melalui sertifikasi nasional.
- Infrastruktur dan logistik, meliputi dukungan dana serta ketersediaan venue latihan yang representatif.
Dalam pidato kemenangannya, Hasan Basri menyadari betul besarnya tantangan di depan mata. Ia menyebut amanah ini sebagai tanggung jawab besar yang mustahil dipikul sendirian.
“Saya tidak mungkin bisa melaksanakan amanah ini tanpa dukungan bapak ibu pengurus IPSI kabupaten/kota serta seluruh perguruan silat se-Provinsi Jambi,” tegas Hasan Basri di hadapan peserta Musprov.
“Marilah bersama-sama berjuang mewujudkan atlet silat berprestasi, baik nasional maupun internasional. Semoga ke depan semakin banyak atlet silat Jambi yang mengharumkan nama daerah.”
Musprov 2026 ini menjadi titik tolak krusial untuk konsolidasi organisasi. Jalan menuju gelanggang Asia Tenggara hingga dunia memang panjang, namun peluang itu terbuka sangat lebar jika roadmap pembinaan dieksekusi dengan matang. Syarat utamanya: sinergi yang kokoh antara IPSI, KONI, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta dukungan dari sponsor swasta.
Agenda besar telah menanti. Kini, saatnya pencak silat Jambi merapatkan barisan, tak hanya untuk menjaga marwah warisan budaya bangsa, tapi juga untuk melahirkan juara-juara baru yang siap menggebrak dunia.
