Editor's PickHealthKota JambiPemerintahTop StoriesTrending

Jangan Biarkan Keringat Atlet Menetes di “Rumah Hantu”: Habib Syukri Baraqbah Sentil Keras Gubernur Al Haris Soal Penelantaran GOR Kota Baru

JAMBI, 24.01.2026 – Gema semangat ribuan pesilat dalam Kejuaraan Nasional HIMSSI di GOR Kota Baru pekan ini seakan teredam oleh pemandangan miris fasilitas gedung yang memprihatinkan. Di tengah sorak sorai prestasi, Tokoh Olahraga Jambi, Habib Syukri Baraqbah, angkat bicara memberikan kritik menohok kepada Pemerintah Provinsi Jambi, khususnya Gubernur Al Haris.
​Habib Syukri menilai, kondisi GOR Kota Baru yang kusam, kotor, dan minim fasilitas layak adalah sebuah “tamparan keras” bagi wajah Provinsi Jambi di mata nasional. Ia menyayangkan sikap Gubernur yang dinilai terlalu sibuk dengan mimpi-mimpi proyek multiyears, hingga lupa merawat “rumah tua” yang selama ini menjadi rumah atlet Jambi.
​”Kita mengundang tamu dari seluruh Indonesia, tapi kita sambut mereka di gedung yang kondisinya seperti ‘Rumah Hantu’. Ini bukan soal kemewahan, ini soal harga diri dan kepantasan,” tegas Habib Syukri Baraqbah di Jambi, Sabtu (24/1).

​Habib Syukri menyoroti ironi kebijakan Gubernur Al Haris. Di saat anggaran daerah tersedot untuk proyek-proyek fisik raksasa berlabel multiyears, fasilitas olahraga paling ikonik dan bersejarah di Kota Jambi justru dibiarkan merana seperti yatim piatu.
​”Pak Gubernur, jangan tutup mata. Anda sibuk membangun monumen-monumen baru, tapi ikon kebanggaan yang ada di depan hidung Anda biarkan membusuk. Toilet tidak layak, tribun kotor, sirkulasi udara buruk. Di mana kehadiran pemerintah saat atlet-atlet ini berjuang membawa nama daerah?” gugat Habib Syukri.
​Menurutnya, penelantaran aset ini adalah bukti bahwa Pemprov Jambi di bawah kepemimpinan Al Haris gagal memahami prioritas. Olahraga bukan hanya butuh janji manis saat pelepasan atlet, tapi butuh prasarana yang manusiawi.

​Dalam keterangannya, Habib Syukri juga pasang badan membela Panitia Pelaksana dan Pengurus Cabor yang kerap menjadi sasaran tembak ketika fasilitas venue buruk.
​”Jangan salahkan panitia atau pengurus cabor. Mereka adalah pahlawan yang berdarah-darah menghidupkan kegiatan di tengah keterbatasan. Mereka korban dari ketidakbecusan Pemprov merawat aset. Panitia itu tugasnya mengurus pertandingan, bukan memperbaiki atap bocor atau menyedot WC GOR yang mampet. Itu tugas pemilik gedung, itu tugas Pemerintah Provinsi!” serunya.

​Menutup pernyataannya, Habib Syukri Baraqbah memberikan ultimatum moral kepada Gubernur Jambi. Ia mengingatkan bahwa warisan seorang pemimpin bukan hanya gedung baru yang mentereng, tapi bagaimana ia merawat apa yang sudah dimiliki rakyatnya.
​”Gubernur Al Haris, kembalikan marwah GOR Kota Baru. Jangan sampai tamu-tamu kita pulang membawa cerita tentang Jambi yang kumuh. Stop pencitraan, mulailah pembenahan. Jika GOR ini terus dibiarkan seperti ini, lebih baik coret saja slogan ‘Jambi Mantap’ dari spanduk olahraga kita,” pungkasnya tajam.
​Untuk Informasi Lebih Lanjut Hubungi:
Penulis/Relasi Media:
Andrew Sihite – Kang Maman
HP/WA: 0816.3278.9500

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *